Seminar PLP & PKL 2025: Mahasiswa STAI Ihyaul Ulum Gresik Tunjukkan Karya dan Dedikasi
Gresik, 31 Agustus 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ihyaul Ulum Gresik kembali menorehkan catatan penting dalam perjalanan akademiknya dengan menyelenggarakan Seminar Laporan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Agustus 2025 mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini berlangsung khidmat sekaligus dinamis, dengan antusiasme yang tinggi dari para mahasiswa peserta, dosen pembimbing, serta penguji.
Seminar ini merupakan bagian akhir dari rangkaian program PLP dan PKL yang telah dijalani mahasiswa di berbagai lembaga mitra, baik sekolah maupun instansi yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing program studi. Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Syariah mempresentasikan hasil pengalaman lapangan mereka sebagai wujud pertanggungjawaban akademik sekaligus sarana refleksi atas capaian pembelajaran yang diperoleh.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Tatik Safiqo, S.Pd.I., M.Pd. selaku dosen pembimbing. Beliau mendampingi mahasiswa sejak awal persiapan, pelaksanaan di lapangan, hingga penyusunan laporan akhir. Adapun dosen penguji yang memberikan penilaian sekaligus masukan konstruktif adalah Dien Slmi Al Anshor, M.E. dari Prodi Ekonomi Syariah dan Miftakhul Muthoharoh, M.Pd.I. dari Prodi Pendidikan Agama Islam.
Dalam evaluasinya, Dien Slmi Al Anshor, M.E. menilai bahwa mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah telah menunjukkan kematangan pemahaman terhadap praktik kerja lapangan. Namun, beliau menekankan perlunya penguatan aspek analisis agar laporan tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga memiliki nilai akademik yang lebih tajam. “Mahasiswa sudah cukup baik dalam memahami realita lapangan, hanya saja perlu lebih kritis dalam mengaitkan praktik dengan teori ekonomi syariah,” ujarnya.
Sementara itu, Miftakhul Muthoharoh, M.Pd.I. menekankan aspek refleksi diri yang harus dimiliki oleh mahasiswa PAI. Menurutnya, praktik mengajar di sekolah bukan hanya soal keterampilan menyampaikan materi, tetapi juga kemampuan mengenali dinamika kelas, memahami kebutuhan siswa, dan menumbuhkan kepekaan sebagai calon pendidik. “PLP bukan hanya sekadar praktik mengajar, tetapi juga sarana melatih kepekaan dan refleksi diri sebagai calon pendidik profesional,” tegasnya.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar forum penyampaian laporan, tetapi juga menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk melatih soft skills, seperti kemampuan berbicara di depan umum, kepercayaan diri, dan keterampilan menjawab pertanyaan kritis dari penguji. Hal ini tentu menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia kerja yang menuntut profesionalisme, kesiapan mental, serta integritas akademik.
Seminar PLP dan PKL 2025 di STAI Ihyaul Ulum Gresik mencerminkan komitmen kampus dalam mengintegrasikan teori dan praktik. Dengan mengirim mahasiswa ke lapangan, kampus memastikan bahwa lulusan tidak hanya unggul dalam aspek konseptual, tetapi juga mampu menghadapi tantangan nyata di masyarakat. Program ini juga menjadi salah satu bentuk penguatan mutu akademik sekaligus strategi kampus dalam mencetak generasi sarjana yang siap berkontribusi di dunia pendidikan maupun di sektor ekonomi syariah.
Pada akhirnya, melalui seminar ini, mahasiswa tidak hanya menutup rangkaian kegiatan PLP dan PKL, tetapi juga meneguhkan komitmen mereka untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata. STAI Ihyaul Ulum Gresik berharap kegiatan serupa akan terus menjadi tradisi akademik yang memperkuat jati diri kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi yang melahirkan lulusan unggul, berkarakter, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
