Satgas PPKS STAI Ihyaul Ulum Gresik Layani Konseling Mahasiswa terkait Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual
Gresik – Komitmen STAI Ihyaul Ulum Gresik dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman kembali diwujudkan melalui layanan konseling yang disediakan oleh Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Pada Rabu, 22 Mei 2024, dua mahasiswa, yakni Jessica Naim Anggraeni dan Siti Aisyah, melakukan sesi konsultasi langsung bersama Satgas PPKS untuk mendapatkan pendampingan sekaligus pemahaman terkait isu kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, cara pencegahan, serta prosedur penanganan yang bisa ditempuh apabila terjadi kasus, baik melalui jalur internal kampus maupun dukungan pihak eksternal. Satgas juga menekankan bahwa mahasiswa tidak perlu ragu untuk melapor karena seluruh mekanisme akan dijalankan dengan menjunjung tinggi kerahasiaan dan perlindungan korban.
Ketua Satgas PPKS STAI Ihyaul Ulum Gresik, Iqbal Firmani, M.E., yang turut mendampingi sesi konseling ini menyampaikan bahwa pihaknya selalu terbuka bagi siapa pun yang membutuhkan layanan konsultasi. “Konseling seperti ini penting agar mahasiswa tahu ke mana harus melapor dan bagaimana mendapatkan pendampingan yang tepat. Pencegahan dan penanganan kekerasan seksual adalah upaya kolektif, bukan hanya tanggung jawab korban,” ungkapnya.
Sementara itu, Jessica Naim Anggraeni mengaku bahwa konseling ini membuat dirinya lebih berani untuk bersikap tegas jika menemukan potensi kekerasan seksual. Senada, Siti Aisyah menambahkan pentingnya solidaritas mahasiswa dalam saling menjaga, sehingga kampus menjadi ruang aman untuk menimba ilmu.
Dengan adanya layanan konseling rutin yang digelar Satgas PPKS, STAI Ihyaul Ulum Gresik berharap seluruh sivitas akademika semakin sadar, peduli, dan aktif dalam membangun budaya kampus yang bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.
