STAI Ihyaul Ulum Gresik Gandeng LSP KUKMI untuk Dongkrak Kompetensi dan Jejaring Mahasiswa
GRESIK – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ihyaul Ulum Gresik terus melakukan terobosan strategis untuk menjamin masa depan kemandirian mahasiswanya. Tepat pada Selasa, 16 Juni 2026, STAI Ihyaul Ulum Gresik resmi menandatangani Kesepakatan Kerja Sama (MoU) dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Kewirausahaan Kecil Menengah Indonesia (LSP KUKMI).
Prosesi penandatanganan naskah kerja sama tersebut berlangsung dengan khidmat di Lantai 2 Gedung Barat STAI Ihyaul Ulum Gresik. Dokumen kesepahaman bersama ini ditandatangani secara langsung oleh Ketua STAI Ihyaul Ulum Gresik dan Direktur LSP KUKMI, Bapak Imam Sutrisno, dengan disaksikan oleh segenap sivitas akademika kampus serta perwakilan pengurus lembaga sertifikasi terkait.
Inti utama dari kemitraan yang dibangun ini adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional mahasiswa di bidang kewirausahaan. Sinergi ini dirancang secara khusus untuk menyokong inovasi program kampus, yakni program “Kuliah Berpenghasilan” yang secara resmi mulai diimplementasikan pada tahun akademik ini.
Program “Kuliah Berpenghasilan” merupakan program inovatif yang dirancang khusus oleh STAI Ihyaul Ulum Gresik guna memberikan pembekalan keterampilan (skill) praktis dan terukur kepada mahasiswa sejak dini. Melalui kurikulum berbasis keahlian nyata ini, mahasiswa diproyeksikan mampu membuka peluang usaha secara mandiri atau terlibat aktif dalam ekosistem yang diciptakan kampus, sehingga mereka dapat memperoleh penghasilan mandiri selama menempuh masa perkuliahan tanpa mengorbankan kewajiban akademik mereka.
Kehadiran LSP KUKMI sebagai mitra strategis akan memperkuat program tersebut melalui standardisasi keahlian. Mahasiswa tidak hanya diberikan pelatihan teknis mikro dan menengah, namun juga kesempatan untuk mengikuti uji kompetensi resmi demi mendapatkan sertifikasi profesi yang diakui secara nasional. Sertifikat kompetensi inilah yang kelak menjadi modal berharga bagi mahasiswa untuk menembus pasar kerja dan memperluas jaringan usaha kecil menengah secara luas.
Secara garis besar, fokus utama dari sinergi strategis ini meliputi: standardisasi kompetensi dalam bentuk pelaksanaan uji kompetensi dan sertifikasi profesi kewirausahaan bagi mahasiswa; pengembangan jejaring bisnis dengan membuka akses mahasiswa ke ekosistem Kewirausahaan Kecil Menengah Indonesia guna keperluan inkubasi dan akselerasi usaha; dan akselerasi kemandirian dengan menjamin kelancaran program “Kuliah Berpenghasilan” agar mahasiswa mampu mandiri secara finansial sebelum lulus sarjana.
Direktur LSP KUKMI, Imam Sutrisno, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas visi progresif yang diusung oleh STAI Ihyaul Ulum Gresik. Menurutnya, langkah kampus dalam mengintegrasikan dunia pendidikan keagamaan dengan sertifikasi kewirausahaan merupakan keputusan tepat guna menjawab tantangan zaman dan ketatnya persaingan ekonomi global saat ini.
Melalui penandatanganan kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen penuh untuk langsung merealisasikan program-program taktis di lapangan pada tahun ini. Dengan sinergi yang kokoh antara STAI Ihyaul Ulum Gresik dan LSP KUKMI, cita-cita melahirkan sarjana yang unggul dalam intelektualitas keagamaan sekaligus mapan dalam kemandirian ekonomi dapat segera terwujud nyata.
