Pembukaan KKN STAI Ihyaul Ulum Gresik 2025/2026: Mahasiswa Hadirkan Gerakan Desa Sadar Halal di Watuagung
Gresik — STAI Ihyaul Ulum Gresik secara resmi membuka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026 yang berlokasi di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, dengan mengusung tema “Gerakan Desa Sadar Halal: Sosialisasi, Pendampingan, dan Penguatan Ketahanan Produk Halal”.
Kegiatan pembukaan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri oleh pimpinan STAI Ihyaul Ulum Gresik, dosen pendamping lapangan (DPL), dosen dan tenaga kependidikan, Kepala Desa Watuagung beserta jajaran perangkat desa, BPD, para sesepuh desa, serta masyarakat Desa Watuagung.
Acara diawali dengan pembacaan susunan acara oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebagai wujud semangat nasionalisme dan pengabdian mahasiswa kepada bangsa dan masyarakat.
Dalam sambutan pertamanya, Ketua KKN menyampaikan gambaran umum rencana dan program kerja mahasiswa selama satu bulan pelaksanaan KKN. Disampaikan bahwa terdapat dua program besar yang menjadi fokus utama kegiatan, yaitu penguatan kesadaran dan pendampingan produk halal bagi masyarakat, serta pembuatan insinerator sebagai upaya mendukung pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan desa. Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Watuagung.
Sambutan kedua disampaikan oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang memberikan motivasi dan semangat kepada para mahasiswa peserta KKN. Dalam sambutannya, DPL juga memohon kepada pemerintah desa dan masyarakat agar berkenan memberikan pendampingan, arahan, serta teguran apabila selama pelaksanaan KKN terdapat kekurangan atau kesalahan dari mahasiswa, demi tercapainya pengabdian yang optimal.
Selanjutnya, Ketua STAI Ihyaul Ulum Gresik, Bapak Ubaidillah, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Desa Watuagung atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengabdi di tengah masyarakat. Beliau menekankan bahwa KKN bukan sekadar program akademik, tetapi menjadi ruang pembelajaran sosial bagi mahasiswa untuk melatih kepekaan, kepedulian, serta kemampuan memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Kepala Desa Watuagung, Bapak Zamroni, yang menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN STAI Ihyaul Ulum Gresik. Beliau mengucapkan terima kasih dan menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung penuh seluruh kegiatan KKN, serta berharap seluruh program yang dilaksanakan dapat membawa dampak positif dan kebermanfaatan bagi masyarakat Desa Watuagung.
Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat desa dalam membangun kesadaran halal, menjaga lingkungan, serta mewujudkan desa yang lebih mandiri dan berdaya.
